Example floating
Example floating
Example 728x250
BisnisHeadlineTourism

Duta Besar Australia Dukung Pembukaan Jalur Penerbangan Australia – Manado

54
×

Duta Besar Australia Dukung Pembukaan Jalur Penerbangan Australia – Manado

Share this article

Kabarmanado.com — Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, menyatakan dukungannya terhadap upaya pembukaan jalur penerbangan Australia–Manado melalui Denpasar. Hal ini terungkap dalam sejumlah pertemuan dengan Chairperson Manado Manly Society (MMS), Keynes B. Lengkong, selama kunjungan kerja Dubes Brazier di Sulawesi Utara. (23/10/25)

Lengkong, yang merupakan mitra kerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan berdomisili di Manly, Sydney – Australia, menjelaskan bahwa Manado Manly Society (MMS) merupakan organisasi yang bergerak di bidang pendidikan, pariwisata, dan kesehatan. MMS telah menjalin berbagai kerja sama dengan institusi pendidikan tinggi di Sulawesi Utara, antara lain STIEPAR Manado dan Universitas Klabat.

Menurut Lengkong, dukungan Pemerintah Australia melalui Dubes Rod Brazier merupakan peluang penting untuk memperkuat hubungan people-to-people antara Australia dan Sulawesi Utara, sekaligus memperluas aksesibilitas penerbangan internasional menuju kawasan timur Indonesia.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa MMS saat ini tengah menggagas program Edu-Tourism, yakni mendatangkan pelajar dan mahasiswa dari Australia untuk belajar mengenai seni, budaya, dan pariwisata Sulawesi Utara. Program ini diharapkan menjadi bentuk kerja sama berkelanjutan antara masyarakat Australia dan Sulawesi Utara.

Inisiatif dan kerja sama yang dilakukan MMS sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen (Purn) Yulius Selvanus, SE., yang berkomitmen membuka aksesibilitas internasional guna meningkatkan kunjungan wisatawan dan memperkuat daya saing daerah di sektor pariwisata.

Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara Bidang Pariwisata, Dr. Drevy Malalantang, menyampaikan apresiasinya atas dukungan tersebut.

“Dukungan Pemerintah Australia ini sangat strategis. Sulawesi Utara berpotensi besar menarik wisatawan Australia yang setiap tahun berkunjung ke Bali lebih dari 1,5 juta orang. Dengan adanya konektivitas baru ini, kita dapat memperluas destinasi pilihan mereka hingga ke Sulawesi Utara,” ujar Malalantang.

Terkait hal yang perlu dipersiapkan sebagai aktivitas wisata bagi wisatawan Australia, Malalantang menjelaskan bahwa karakter wisatawan asal negeri Kanguru tersebut umumnya menyukai cuaca tropis, pantai berpasir putih, dan suasana laut.

“Aktivitas laut dan olahraga air seperti snorkeling, diving, paddling, parasailing, dan jet ski menjadi favorit mereka. Ini sangat relevan dengan potensi Sulawesi Utara yang memiliki diving spot kelas dunia seperti Bunaken, Bangka, Lembeh, Minsel, Bolsel, hingga Sitaro,” jelasnya.

Selain itu, wisatawan Australia juga menyukai wellness dan relaksasi, seperti spa, yoga retreat, dan healing trip. Sulut dapat menawarkan berbagai eco-lodge, resor tepi laut, serta wisata alam pedesaan. Mereka juga menggemari pengalaman autentik seperti kelas memasak makanan lokal, kegiatan budaya, dan interaksi langsung dengan masyarakat setempat.

Program seperti live-in budaya Minahasa atau workshop kuliner Manado dinilai dapat menjadi daya tarik kuat. Sementara untuk wisata adventure dan nature-based tourism, Sulut dapat menawarkan paket petualangan seperti hiking, mountain biking, serta eksplorasi alam di Gunung Lokon, Mahawu, Soputan, Tangkoko, Ambang, Karangetang, dan Danau Tondano.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus terus membuka akses penerbangan internasional, menyusul keberhasilan pembukaan rute dari Tiongkok, Korea, dan negara lainnya.

Pembukaan jalur penerbangan Australia–Manado menjadi langkah nyata dalam mewujudkan visi Gubernur untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat kerja sama antarbangsa di bidang pariwisata, serta mendorong pengembangan sektor unggulan yang berdaya saing global dan berkelanjutan. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *